Yakin Salah Jurusan?

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada pengurus IMPATA saat ini yang sudah mencanangkan (ceileehh..) adanya media sosial berupa blog. Walaupun masih menggunakan hosting gratisan, tak apalah yang penting dapat menyalurkan minat menulis dari para anggota IMPATA.

Sesuai dengan IPB, dimana mahasiswanya 90% adalah mahasiswa yang masuk melalui PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan). Dengan adanya blog ini, siapa tahu ada bakat dan kemampuan dari anggota IMPATA yang terpendam dibidang tulis menulis. Daripada nulis di buku diary yang isinya galau karena jauh dari pacar, mending ide menulisnya dituangkan disni..:)

Pertama kali masuk IPB, bisa dibilang hal inilah yang dialami oleh sebagian besar mahasiswa terutama yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Salah Jurusan. Pertama, bisa jadi salah jurusan karena jarak antara Bogor dan Jatim/Jateng lumayan jauh. Ditambah lagi dengan di Jatim/Jateng ada perguruan tinggi yang lumayan bagus, kenapa mereka malah memilih IPB – Bogor yang letaknya jauh?

Kedua, salah jurusan adalah salah dalam memilih program studi karena kurangnya informasi atau kurangnya keinginan untuk mencari tahu. Internet jaman sekarang prioritas penggunaanya hanya untuk membuka situs facebook dan bergalau ria di dalamnya..hehe. Waktu jaman saya sih, bergalau ria-nya di Friendster (sekarang sudah dijual web site-nya).

Ketika salah dalam memilih jurusan, sebenarnya tidak selamanya salah. Tidak sepenuhnya melakukan kekeliruan dalam mengambil keputusan. Bukan kesalahan yang mutlak. Kenapa? Karena, kita belum mengenal lebih dekat dengan jurusan yang sudah kita pilih. Sama ibaratnya ketika masa SMA kelas 3 ketika dihadapkan pada pilihan IPA atau IPS. Kalau pilih IPA akan bertemu matematika, eksakta dan ilmu pasti, tidak ada hapalan. Siapa bilang, pelajaran Biologi hapal mati. Memilih IPS penuh dengan hapalan mati mengenai sejarah-sejarah. Tidak ada hitung-menghitung? kata siapa, akuntansi lebih mematikan dari hitungan yang lain. Kalian disuruh menghitung uang yang bukan uang kalian. Salah hitung, peradilan sanksi-nya.

Sama seperti saya, ketika memilih jurusan Teknik Pertanian yang ternyata full dengan perhitungan fisika dan turunannya. Dari SMA saya sudah bertekad ketika kuliah akan menghindari Fisika. Jodoh gak akan lari kemana, Fisika jadi teman kuliah sehari-sehari saya. Waktu jaman saya kuliah di IPB, setiap mahasiswa baru sudah diberikan buku petunjuk mengenai mata kuliah yang akan dilalui selama 4 tahun dari setiap Jurusan. Disitu saya melihat, di tahun kedua jurusan Teknik Pertanian ada mata kuliah “Menggambar Teknik”. Disitu saya penasaran seperti apa mata kuliah itu.

Dugaan saya benar, mata kuliah “Menggambar Teknik” adalah mata kuliah seperti jurusan arsitektur. Belajar menggambar bangunan dan detailnya dengan perhitungan tanpa rumus turunan. Disinilah saya mulai tertarik untuk mendalami.

Penasaran saya terhadap mata kuliah menggambar teknik berbuah manis, di semester selanjutnya saya menjadi asisten praktikum untuk mata kuliah ini. Gak kerasa yang tadinya salah jurusan, bisa kelar juga dalam 4 tahun di Teknik Pertanian.

three mas kenthirThree Mas Kenthir dari IMPATA 41, masuk dan lulus dari IPB barengan

Buat kalian yang masih ragu dengan jurusan yang dipilih, jangan buru-buru ambil keputusan untuk pindah. Dalami dan lihat lebih dulu pasti ada sesuatu yang akan membuat kalian excited dengan jurusan kalian.

– Adi * Teknik Pertanian 41 –

Advertisements

One thought on “Yakin Salah Jurusan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s